Selasa, 07 November 2017

Review Sony Xperia XA Graphit Black yang gimana gituuu...!

Mengawali tahun 2016, Vendor smartphone Sony meluncurkan produk kelas entry level-nya dengan SONY XPERIA XA.

Ditengah gempuran produk-produk smartphone dari china yang mulai mendominasi baik dari segi model dan teknologi, Sony masih terus berusaha keukeuh dengan design yang tidak mau ikut-ikutan dengan vendor smartphone lainnya.

Tentunya bagi kamu yang sedang nyari hape baru bisa terus lanjut baca pengalaman dari mejareview.com yang sudah hampir satu bulan lamanya memakai unit SONY XPERIA XA yang unitnya kami beli dari situs jualbeli online Blibli.com dan unit yang mejareview.com review adalah SONY XPERIA XA F3116.



Spesifikasi singkat dari unit SONY XPERIA XA F3116 warna Graphit Black yang kami review sebagai berikut
-    Layar 5 2.5D inch HD perlindungan stretch resistance glass
-    Dual sim Nano mendukung jaringan lte semua
-    Kamera belakang 13 Mp dan depan 8 Mp
-    Baterai 2300 maH
-    Processor Mediatek Helio P10 mendukung computasi 64 bit
-    RAM 2 GB dan Internal Storage 16 GB Expandable upto 256GB dedicated slot
-    Material plastic
-    Bluetooth, Wifi, NFC

Kesan pertama yang paling membuat mejareview.com berdecak kagum adalah layarnya yang sangat memanjakan mata. 

Selain itu, design yang gak “ngiblat” ke hape-hape mainstream dijamannya membuat reviewer kami mengacungkan jempol dua buat Sony.

Ukuran layar yang 5 inchi tapi kerasa seperti 4.5 inchi itu rasanya benar-benar memanjakan telapak tangan.

Namun sayangnya material plastic unibody yang diusung oleh unit Sony Xperia XA ini tidak dilapisi dengan material karet atau design belakang yang bisa dengan mudah lekat di telapak tangan.

Jadi, intinya sih, hape ini licin.

Kami sarankan bagi kamu yang akan membeli hape smartphone ini dianjurkan untuk sekalian membeli screen protector dan casing untuk melindungnya dari beberapa kemungkinan yang bisa merusaknya.

Mari kita lanjut reviewnya mulai dari
1.    Design
2.    Hardware
3.    Software
4.    Performa
5.    Spesifikasi lengkap
6.    Harga
7.    Kesimpulan

-Design-
Smartphone Sony Xperia XA memiliki layar 5 inchi dengan kerapatan 720x1280.

Dengan ukuran seperti ini sangat jelas sekali bahwa handset sony xperia XA sangat ramah dengan pengoperasian 1 tangan.

Ukurannya yang bisa dibilang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil membuatnya ringkas di taruh disaku baju ataupun di saku celana.

Dipasaran, smartphone dengan ukuran 5 inchi ini memiliki design yang  agak mengotak namun pada bagian sudut-sudutnya melingkar.

Nah, bagi kamu yang suka dengan hal-hal yang berbeda, Sony menunjukkan konsistensinya dalam hal design.

Dalam hal ini, Sony Xperia XA tidak mengikuti model design ponsel pintar lain yang pasaran banget designnya.

Ya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, mejareview.com tetap acungkan 2 jempol untuk Sony.

Sony Xperia XA secara keseluruhan menggunakan body yang berbahan dasar plastic. Smartphone dengan ukuran 143.6 x 66.8 x 7.9 mm ini sudah dilengkapi dengan layar lengkung 2.5 D yang cantik, solid, bening, lembut dan kuat.

Pada saat pertama kali kami menyalakan smarphone ini, team review kami sangat terkagum dengan kejernihan layar 5 inchi yang mengusung tipe IPS tanpa perlindungan kaca Gorilla Glass. Namun, Sony sudah membekali Xperia XA dengan lapisan Scratch-resistant glass yang cukup menjanjikan.

Namun seperti yang sudah kami sebutkan di awal alangkah baiknya jika kamu yang punya rencana unuk beli handset ini perlu juga membeli screen protector dan juga casing tambahan.

-Hardware-
Sony Xperia XA ini dilengkapi dengan processor mediatek helio P10 yang powerfull.

Prosessor Mediatek Helio P10 yang disematkan ke Sony Xperia XA ini memiliki 8 inti dengan 4x2.0 GHz Cortex-A53 dan 4x1.0 GHz Cortex-A53. Dengan Prosessor se-powerfull ini diharapkan dapat menggenjot performanya dalam melakukan multi-tasking.

Perlu kamu tahu bahwa Processor Mediatek Helio P10 mendukung pengoperasian komputasi 64 bit. Jadi bisa kamu bayangkan bagaimana kemampuannya sebelum membeli unitnya, kan.

Processor Mediatek Helio P10 juga sudah support LTE jadi baki kamu yang punya rencana membeli hape ini nggak usah ragu apakah Sony Xperia XA ini sudah support jaringan 4G atau tidak.

Selama pengetesan jaringan LTE team review kami tidak memiliki kendala apapun.

Unit Sony Xperia XA yang kami review ini adalah varian dual SIM dengan ukuran nanoSIM. Dan untungnya kedua slot SIM sudah support 4G.

Praktis, tidak perlu menentukan prioritas sim card mana yang akan digunakan untuk jaringan internet karena kedua slotnya sudah support 4G.

Seperti yang disebutkan di awal, Sony Xperia XA memiliki layar 5 inchi berdimensi 2.5D dengan jenis display yang digunakan adalah IPS Capacitive touchscreen 16 juta warna.

Uniknya, layar IPS yang digunakan sony pada perangkat Xperia XA ini sangat jernih dan tajam namun terasa lembut dan adem di mata.

Bukan hanya adem dan lembut di mata, pada sensitifitas sentuhan pun terasa responsive.

-Software-
Secara bawaan, Sistem Operasi yang dipakai Sony Xperia XA menggunakan Android Masmelo namun setelah dikoneksikan ke Wifi, perangkat ini menunjukkan notifikasi pesan upgrade ke Android versi Nougat.

Performance
Dibekali Processor Mediatek Helio P10 yang notabene punya 8 inti memang menjadikan kinerja Sony Xperia XA ini smooth. Perpindahan dari satu aplikasi ke aplikasi lain tidak mengalami kendala sama sekali.

Namun hal yang sangat tidak mengenakan terjadi setelah upgrade OS Android bawaan (Mashmellow) ke versi diatasnya yaitu Nougat.

Pada unit SONY XPERIA XA yang kami review ini mengalami gangguan secara tiba-tiba dengan indikasi sebagai berikut:


Layar tidak respon dengan sentuhan. (layar nge-hang dan semuanya jalan jalan sendiri seperti taskbar muncul sendiri dan tidak bisa dikontrol samasekali)

Ketika mengalami kejadian yang tidak mengenakan ini juga diiringi dengan lampu flash camera yang terus menyala.

Ponsel mati sendiri.

Kejadian seperti ini kami alami pada saat melakukan panggilan dan menerima panggilan.

Sungguh sangat disayangkan yah. Smartphone sebagus ini mengalami kendala seperti ini.

Kami pun memutuskan untuk melakukan roll back atau downgrade dari nougat ke marshmellow namun kami belum melakukannya.

-Spesifikasi lengkap-
Tentunya bagi kamu yang ingin sekali membeli smartphone yang nggak gitu-gitu aja modelnya, Sony Xperia XA bisa jadi rekomendasi.

Nah, berikut ini spesifikasi lengkap yang kami ambil dari situs resmi sony
SIM capability
Dual SIM menggunakan tipe kartu Nano SIM

Memory and storage
2 GB RAM, Up to 16 GB flash memory
Dapat di tambah dengan microSD™ card hingga 200 GB

Operating System
Google Android™ M

Processor (CPU)
MediaTek helio™ P10
64 bit Octa Core processor

Battery
2300 mAh

Weight
137.4g

Dimensi (Panjang xLebarxTinggi)
143.6 x 66.8 x 7.9mm

Ketersediaan warna
White
Graphite Black
Lime Gold
Rose Gold

Display
5'' HD 720p
Mobile BRAVIA engine 2
Super Vivid mode

Main camera
1/3'' 13MP Exmor RS for mobile sensor
Quick launch
Hybrid Auto-Focus
HDR photo
5x Clear Image Zoom
Auto-Scene Recognition

Front camera
8 MP front camera Sony Exmor R™ for mobile sensor
Auto-Focus
Wide angle lens (88 degree)

Low-light photography
HDR photo

Networks
GSM GPRS/EDGE (2G)
UMTS HSPA+ (3G)
LTE 4G / Cat 4

Sound
Clear Audio+
Clear Stereo
Clear Bass
Clear Phase
X-Loud

VPT (Virtualphones Technology)
Dynamic Normalizer
FM Radio
Stereo Recording

Applications
Music
Camera
Album
Video & TV Sideview
Movie Creator
TrackID™
What's New
Weather
Spotify
News (Socialife)

-Harga-
Sony Xperia XA yang kami beli di blibli.com pada tanggal 07 Oktober 2017 kemarin dibanderol dengan harga Rp. 2,649,000 (fasilitas gratis ongkir).

Saat kamu baca review ini kemungkinan sudah turun 100K hingga 300K.

Well, dengan harga segitu dan beberapa fitur yang dimiliki menurut mejareview.com sih ya nggak terlalu mahal-mahal amat

-Kesimpulan-
Sony memang terkenal mahal.

Selain itu, bawa smartphone sony itu memang ga bisa dibilang hape kayak kebanyakan.

Dengan kata lain, ketika kamu ngumpul bareng gengmu, kamu bisa pede karena hape kamu nggak pasaran banget.

Exclusive, gitu.

Kinerja bagus, meskipun tidak bagus amat.

Ya, rata-ratalah

Namun yang perlu digarisbawahi adalah penyematan tombol camera sangat praktis sekali bagi kamu yang doyan foto-foto.

Hasil jepretan juga nggak begitu mengecewakan.

Koneksi jaringan pun terasa responsive.

So, bagi kamu yang ingin tampil beda, di kisaran harga 2jutaan, hape ini bisa jadi pilihan

Namun jika kamu merasa terlalu kemahalan, masih ada banyak hape sejenis (dikisaran 2jutaan) yang menawaran lebih banyak lagi fitur.
______________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Sony Xperia XA Graphit Black yang gimana gituuu...!

Mengawali tahun 2016, Vendor smartphone Sony meluncurkan produk kelas entry level-nya dengan SONY XPERIA XA. Ditengah gempuran produk-prod...